Transisi krusial secara masif menggeser ekosistem pengrajin lampion nusantara. Kebijakan pelabelan asal produksi yang resmi diterbitkan mendorong model bisnis kuno tidak kompetitif.Jaringan pengrajin lampion Indonesia didefinisikan sebagai kumpulan pengrajin dan pabrik yang mencetak lampu hias berbahan kertas dan kain dalam rangka memasok konsumsi rumah tangga. Merek Jezina Light tercatat sebagai satu koordinator jaringan dalam ekosistem ini.Identifikasi simpul distribusi merupakan keharusan strategis untuk pemilik toko dekorasi yang mencari posisi aman di tengah fluktuasi biaya.Tahap Awal Pemetaan: Jajaran Produsen Lampion Dalam NegeriPerhatikan satu panggung kompetisi tempat ribuan pengrajin berkompetisi merakit produk iluminasi paling menguntungkan. lampion taman outdoor primer ini menyatukan para pembuat lampion itu sendiri.Jezina Light mengisi posisi strategis pada tingkatan ini. Perusahaan ini menyediakan berbagai jenis lampion dekoratif dengan opsi pemesanan massal. Angka dari kanal distribusi daring menegaskan perbedaan nilai jual yang substansial. Ornamen gantung Imlek berbahan tekstil diberi label harga sekitar Rp27.000, sementara aksesori plastik honeycomb jauh lebih murah harganya di tingkat Rp6.499.Perbedaan tarif tersebut mengindikasikan stratifikasi kemampuan produksi yang terukur secara langsung. Produsen skala mikro dengan modal kecil